Baterai merupakan salah satu komponen kunci pada kendaraan listrik, dan juga menjaga agar akumulator yang dimaksud tetap memperlihatkan awet menjadi hal yang digunakan penting bagi pemilik kendaraan listrik. Berikut adalah beberapa faktor umum kerusakan akumulator kendaraan listrik juga langkah-langkah untuk melanjutkan umur elemen penyimpan daya tersebut, diambil dari EV Connect.
Penyebab Kerusakan Baterai Kendaraan Listrik
1. Suhu Tinggi
Suhu tinggi dapat merusak akumulator kendaraan listrik. Iklim panas secara secara langsung mempengaruhi umur baterai, sehingga penting untuk menjaga kendaraan agar tak terpapar suhu yang dimaksud terlalu tinggi.
2. Siklus Pengisian dan juga Pengosongan
Baterai kendaraan listrik mengalami degradasi seiring waktu serta setiap kali mengalami siklus pengisian serta pengosongan. Pengisian berlebihan atau pengosongan penuh dapat mempercepat proses degradasi ini.
3. Waktu
Meskipun jarang digunakan, sel kendaraan listrik tetap saja mengalami degradasi seiring waktu. Proses ini disebut “calendar degradation” lalu dapat menghurangi kapasitas akumulator seiring berjalannya waktu.
![Baterai kemudian powertrain BMW iX3 [Press BMW via ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/14/65568-bmw-ix-dan-baterai-press-bmw-antara.jpg)
Cara Memperpanjang Umur Baterai Kendaraan Listrik
1. Ikuti Pedoman Produsen
Setiap produsen kendaraan listrik memiliki pedoman tertentu untuk perawatan baterai. Penting untuk mengikuti panduan yang dimaksud agar penyimpan daya tetap memperlihatkan berkinerja optimal.
2. Jaga Suhu Baterai
Hindari parkir kendaraan di area tempat yang mana terlalu panas serta pastikan suhu sel masih di rentang yang dimaksud dianjurkan. Baterai cenderung bertahan lebih besar lama apabila dijaga pada suhu moderat.
3. Minimalkan Pengisian Cepat
Pengisian cepat atau pemakaian DCRC sesekali mungkin saja tidaklah masalah, tetapi menurunkan jumlah kali pengisian cepat dapat membantu menghurangi degradasi baterai. Pilih stasiun pengisian yang digunakan menyokong pengisian yang dimaksud lebih banyak lambat apabila memungkinkan.
4. Perbarui Alat Lunak Kendaraan
Pastikan perangkat lunak kendaraan Anda tetap memperlihatkan diperbarui. Produsen rutin kali merilis pembaruan perangkat lunak untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan baterai.
5. Gunakan Kendaraan Secara Teratur
Meskipun tiada digunakan secara teratur, mengemudi kendaraan listrik secara berkala membantu menjaga performa baterai. Hindari menyimpan kendaraan di kondisi sel yang tersebut terlalu kosong atau penuh.
Dengan memahami penyulut umum kehancuran sel kendaraan listrik dan juga mengikuti langkah-langkah pencegahan ini, pemilik kendaraan listrik dapat menambah masa berlaku umur elemen penyimpan daya merekan kemudian memaksimalkan kinerja kendaraan listrik mereka.

